Lampirannya sangat membantu
Kronologi dan daftar dokumen di belakang buku itu harta karun. Saya jadikan titik awal riset skripsi.
Menelusuri mata rantai perjuangan Islam bernegara di Indonesia
“Dalam tradisi ilmu, gagasan tidak jatuh dari langit — ia diriwayatkan. Sanad menanyakan: siapa menerima dari siapa, melalui dokumen apa.”
Umat Islam mengenal sanad sebagai metode memverifikasi periwayatan. Buku ini meminjam metode itu untuk membaca sejarah politik: memperlakukan gagasan sebagai riwayat yang punya jalur, perawi, dan kemungkinan putus.
Penulis menyusun jalur dari 1905 sampai 1962 — SDI, NATICO I, PSII, Majelis Tahkim, Cisayong, hingga proklamasi 1949 — lalu menandai titik-titik yang jalurnya kabur karena dokumen hilang, tokoh dihapus, atau peristiwa direklasifikasi.
Dibahas pula tokoh-tokoh perantara yang jarang disebut: para sekretaris kongres, penerbit yang mencetak risalah, dan ajudan yang menyimpan surat. Mereka bukan pemeran utama, tetapi tanpa mereka riwayat tidak sampai kepada kita.
Buku ini terdiri atas 254 halaman. Pratinjau gratis mencakup 5 halaman pertama.
| SKU | NAH-007 |
|---|---|
| Judul | Sanad yang Terputus |
| Penulis | Nunu A. Hamijaya |
| Penerbit | PUSBANGTER, Jatinangor |
| Tahun terbit | 2025 |
| ISBN | 978-623-6614-13-3 |
| Jumlah halaman | 254 halaman |
| Bahasa | Indonesia |
| Format | PDF Digital |
| Ukuran berkas | 1.0 MB |
| Batas unduh | 5 kali, berlaku 1 tahun sejak pembelian |
Kronologi dan daftar dokumen di belakang buku itu harta karun. Saya jadikan titik awal riset skripsi.
Nyaman dibaca di tablet, catatan kakinya bisa diklik, dan pratinjaunya membuat saya yakin sebelum membeli.
Yang membuat saya tenang membacanya: setiap klaim disertai dokumen. Saya sempat mengecek dua di antaranya ke arsip dan cocok.
Nyaman dibaca di tablet, catatan kakinya bisa diklik, dan pratinjaunya membuat saya yakin sebelum membeli.
Bukan bacaan sekali duduk. Tapi tiap bab meninggalkan sesuatu yang terus terpikir sampai beberapa hari.
Piagam Jakarta, 57 hari, dan kalimat yang dicoret — Jilid II Tetralogi Islam Bernegara
Kontestasi kedaulatan dan transformasi konfigurasi negara Indonesia, 1945–1950 — Jilid IV